Persiapan Menuju Pemilu dan Pemilihan 2024
Mengacu pada hasil konsinyering terakhir antara Komisi II DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP tentang Pemilu Serentak 2024, KPU Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/7) melaksanakan pembahasan tentang Menuju Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 melalui kegiatan rutinnya rabu ingin tahun episode 18 yang diikuti oleh Anggota dan Sekretaris 35 kabupaten seJawa Tengah secara daring.
Hadir sebagai narasumber Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, yang memaparkan berbagai persiapan yang sedang ditempuh oleh KPU dalam mempersiapkan Pemilu mendatang. Dari landasan hukum, dasar pertimbangan penetapan hari pemungutan, simulasi tahapan, simulasi irisan akhir masa jabatan anggota KPU, teknologi aplikasi yang akan dimanfaatkan sampai dengan anggaran, mitigasi resiko dan komunikasi dengan pemangku kepentingan.
Ada beberapa masukan yang perlu digaris bawahi yaitu opsi tata kelola badan adhoc berkaca dari pemilu tahun 2020 yang bisa menjadi rekomendasi perbaikan pemllu 2024 diantaranya pemerintah perlu memberikan jaminan kesehatan dan honor yang layak bagi badan adhoc, serta pembuatan payung hukum bagi teknologi dan sistem aplikasi yang mendukung tugas badan adhoc juga perlu adanya kerjasama lintas stakeholder dalam memfasilitasi kebutuhan dan menyediakan infrastruktur bagi badan adhoc dalam mendukung pelaksanaan tugasnya.
“Paparan simulasi ini masih berdasarkan kondisi normal, belum diperhitungkan dengan adanya permasalahan pandemi covid seperti saat ini. Kalaupun nantinya masih dalam kondisi pandemi tentunya akan diberikan perlakuan tambahan, untuk selanjutnya diharapkan semua dapat mulai mempersiapkan pemilu 2024 dengan sebaik-baiknya,”demikian ungkap Yulianto menutup pemaparannya. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi oleh peserta daring. (hny)