Menuju Daftar Pemilihan Berkelanjutan Valid dan Berkualitas
Daftar Pemilihan Berkelanjutan seperti yang diamanatkan oleh UU No 7 Tahun 2017 dan PKPU No 11 Tahun 2018 memerlukan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak sehingga KPU dapat menyusun Data Pemilih yang valid dan berkualitas. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah hari ini Kamis, 8 Juli 2021 secara daring dan diikuti oleh 35 Komisoner kabupaten/kota se Jawa Tengah Divisi Data dan Informasi.
Turut hadir dalam rapat Dispermadescapil Jawa Tengah, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan Partai Politik. “Daftar Pemilihan Berkelanjutan ini dijadikan acuan untuk disandingkan DP4 dalam tahapan pemilu 2024, maka sedapat mungkin untuk mendapatkan data yang valid baik dari Disukcapil maupun dinas lain yang terkait misalkan Dinas Pendidikan untuk pemilih pemula, Pepabri maupun Kemenang serta Dinas Pemakaman bila ada, maupun Kelurahan,” imbuh Yulianto disela sambutannya. Ditambahkannya lagi “KPU kabupaten/kota berkewajiban memelihara dan memutakhirkan daftar pemilih guna mempermudah dan mempersiapkan proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu/pemilihan berikutnya.”
Dalam kesempatan yang sama Paulus Widyantoro anggota KPU Divisi Data dan Informasi menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih ini adalah tindak lanjut dari SE KPU RI No 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 yang merupakan perubahan dari SE KPU RI No 132/PL.02-SD/01/KPU/Ii/2021 yang mengamanatkan kepada seluruh KPU kab/kota untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait secara periodik per tiga bulan sekali dan untuk KPU Provinsi setiap enam bulan sekali.
Inovasi pengembangan pelayanan digital dan aplikasi mobile juga sedang dipersiapkan oleh KPU untuk mendukung kegiatan yang harus dilaksanakan di tengah kondisi pandemi. Harapannya daftar pemilh berkelanjutan dapat menampilkan data realtime secara langsung sehingga dapat di ketahui perubahan data seperti data pemilih baru, dan pemilih tidak memenuhi syarat/TMS. Acara ditutup dengan penyampaian Daftar Pemilihan Berkelanjutan Tingkat Provinsi oleh Paulus yang sekaligus pemateri dalam rakor hari ini (khaer/edtHny)