Beranda Berita KPU HASIL AUDIENSI KPU KOTA TEGAL WALIKOTA TEGAL MENDUKUNG USULAN ANGGARAN PEMILIHAN

HASIL AUDIENSI KPU KOTA TEGAL WALIKOTA TEGAL MENDUKUNG USULAN ANGGARAN PEMILIHAN

Sampai dengan saat ini, Pemerintah dan DPR belum ada kata sepakat perihal perubahan Undang-Undang tentang Pemilihan. Sebagai penyelengara pemilihan, KPU Kota Tegal tetap akan melaksanakan pemilihan dengan berdasar pada amanat pasal 201 ayat (8) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tegal akan dilaksanakan pada bulan November 2024.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, pada Rabu 24 Februari 2021, Ketua  KPU Kota Tegal beserta jajaran anggota, Sekretaris dan Kasubbag, menghadiri undangan audiensi bersama Walikota Tegal , Dedy Yon Supriyono. Bertempat di pendopo Walikota Tegal audiensi dihadiri juga jajaran pemerintah Kota Tegal diantarannya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tegal beserta jajarannya dan Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Tegal yang mewakili Kepada Badan Keuangan Daerah Kota Tegal.

Dalam audiensi selama 3 jam tersebut, Walikota Tegal menyambut baik inisiatif KPU Kota Tegal dalam mengawali pembahasan RAB Pilwali Kota Tegal Tahun 2024. Ketua KPU Kota Tegal menyampaikan bahwa RAB Pilwalkot Tegal Tahun 2024 jika dibandingkan dengan RAB Pilwalkot Tegal Tahun 2018 mengalami kenaikan anggaran dengan berbagai pertimbangan dan argumentasi.

Adanya ketentuan kenaikan honor penyelenggara mulai dari PPK, PPS dan KPPS sesuai dengan Surat Edaran KPU RI nomor 271 tahun n2020, kenaikan standar harga, penampbahan jumlah TPS, kenaikan jumlah pemilih serta penggunaan kotak suara berbahan dasar dupleks. Anggaran yang disusun itu pun mencantumkan kebutuhan protokol kesehatan dan Sistem pengawasan Internal Pemerintah (SPIP).

Anggaran yang diusulkan kepada Pemerintah Kota Tegal adalah anggaran seluruh tahapan pemilihan, walaupun masih terdapat kemungkinan Pilwalkot Tegal dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah akan dilaksanakan secara serentak di bulan November 2024. Dengan demikian ada kemungkinan sharing anggaran dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah, seperti pada Pilwakot dan Pilgub Tahun 2018. Anggaran Pemilihan untuk membiayai Badan Penyelenggara Adhock dan sosialisasi dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan tahapan lainnya oleh dibiayai pemerintah kota Tegal.

Dalam kesempatan itu, Walikota Tegal dapat memahami kenaikan anggaran yang diusulkan. Walikota hanya berpesan agar KPU Kota Tegal dapat menyusun dan menggunakan anggaran sesuai dengan peraturan tentang standar biaya yang berlaku agar tidak ada yang menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Di sisi lain, Walikota Tegal sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat sosialisasi pendidikan pemilih kepada masyarakat Kota Tegal agar angka partisipasi pemilih dalam Pilwalkot tahun 2024 dapat meningkat dari capaian sebelumnya yakni di angka minimal 68 % dan target 70% angka partisipasi pemilih dapat dicapai. Maka, untuk mendukung upaya peningkatan partisipasi pemilih tersebut, walikota akan menyediakan dukungan anggaran yang lebih besar. Walikota juga berjanji, untuk terus mengupayakan sarana dan prasarana yang diperlukan oleh KPU Kota Tegal sebagai pemunjang pelaksanaaan tugas dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilu dan pemilihan di Kota Tegal, salah satunya yang saat ini sedang dalam proses di pemerintah Kota Tegal adalah Hibah Tanah untuk pembangunan gedung KPU Kota Tegal. Selanjutnya, walikota juga mengabulkan permohonan pinjam pakai kendaraan dinas roda 4 (empat) berupa 1 (satu) unit mobil Toyota Innova sebagai fasilitas penunjang bagi Ketua KPU Kota Tegal. (Adt)

Berita Terbaru